Kimono Dragg In

Saling Berbagi Informasi Dalam Dan Luar Negeri

Sudah 150 Ribu, ‘212: THE POWER OF LOVE’ Ingin 7 Juta Penonton

Film bernafaskan Islami yang berdasarkan pada kejadian nyata gerakan bela Islam pada 2 Desember 2016 lalu yakni 212: THE POWER OF LOVE, sudah dirilis. Tayang di jaringan bioskop Indonesia sejak Rabu (9/5), 212 memang tayang dengan cukup berani di tengah gempuran AVENGERS: INFINITY WAR sejak akhir April lalu. Meskipun harus berbagi layar dengan film-film lain, 212 justru meraih hasil yang cukup menggembirakan.

 

Hingga penayangan hari kedua yakni, film yang memasang Fauzi Baadila sebagai aktor utama itu sudah ditonton lebih dari 152.607 penonton. Raihan ini meningkat dibandingkan pada hari perilisan yakni tercatat 70.741 penonton. Menurut Erick Yusuf selaki produser eksekutif 212: THE POWER OF LOVE, banyaknya penonton dikarenakan banyak umat yang penasaran. Tak heran kalau Erick berharap jika film yang diarahkan Jastis Arimba ini bisa meraih penonton tinggi.

 

“Kalau tembus sampai tujuh juta penonton, saya yakin film religi akan semakin banyak di bioskop kita. Kami butuh dukungan bahwa film ini memiliki potensi. Kita harus perlihatkan ketika umat dukung film, ini akan jadi besar dan mengalihkan film-film yang menampilkan setan,” ungkap Erick kepada Republika.

 

Dalam wawancara dengan Liputan6 pada pertengahan Februari lalu, aktris Oki Setiana Dewi yang juga salah satu produser eksekutif cukup yakin kalau 212: THE POWER OF LOVE akan berbondong-bondong ditonton para alumni aksi 212.

 

Layar Ditambah, Tiket ‘212’ Sulit Didapat

 

Dengan semangat ‘putihkan bioskop’, 212: THE POWER OF LOVE dilaporkan mengalami peningkatan layar. Jika di hari pertama hanya tampil di sekitar 88 layar, Jastis menginformasikan bahwa hari kedua 212: THE POWER OF LOVE sudah tayang di total 142 layar. Dan pada hari ketiga atau Jumat (11/5) kemarin, layar bertambah enam sehingga total sudah ada 148 layar bioskop di Tanah Air memutarkan 212: THE POWER OF LOVE.

 

Beberapa jaringan bioskop yang menayangkan 212: THE POWER OF LOVE adalah CGV, Cinemaxx, XXI dan Platinum Cineplex dengan terbanyak adalah CGV yang menyediakan 87 layar karena memang jumlah penonton terbanyak di daerah Jabodetabek dan Jawa Barat. Hanya saja Jastis menilai kalau film togel pelangi yang mengusung kisah fiksi berbalut aksi 212 itu bernasib tak cukup baik di Jakarta. Dikarenakan harus bersaing dengan INFINITY WAR yang masih tinggi animo, 212 cuma mendapat 10 layar di seluruh DKI Jakarta.

 

Bukan Film Politik, Sekuel ‘212’ Digarap

 

Memasang Fauzi sebagai jurnalis dalam kisah fiksi berbalut aksi 212, Erick dan Jastis menegaskan kalau 212: THE POWER OF LOVE bukanlah film politik. Bahkan Erick menilai kalau banyak orang terkejut usai menonton karena 212 memperlihatkan cinta secara keseluruhan baik kepada negara, agama, keluarga, orangtua dan sesama manusia. “Kita betul-betul bicara tentang kisah Islam yang penuh kasih sayang dan cinta bukan yang marah-marah. Film ini akan menjelaskan kepada siapapun yang selama ini berpikir negatif soal aksi damai 212.”

 

Pimpinan Yayasan iHAQI Indonesia ini juga meyakini kalau mereka yang menolak 212: THE POWER OF LOVE akan merasa malu. Senada dengan Erick, Jastis juga berharap kalau publik menikmati dan menonton film 212 daripada berburuk sangka. Dirinyapun menerima secara terbuka atas berbagai kritik dan ulasan. Ke depannya, 212: THE POWER OF LOVE akan direncanakan dibuat sekuel dan diberi tambahan fitur terjemahan bahasa Indonesia untuk difabel rungu.

 

Continue Reading

Berlaga ke Thailand, Timnas Basket Siap Harumkan Indonesia

Hanya sekitar tiga bulan lagi, Indonesia kan jadi tuan rumah ajang olahraga paling bergengsi tingkat Asia, Asian Games 2018. Berbagai cabang olahraga mulai melakukan uji kemampuan seperti salah satunya adalah basket. PERBASI mengirimkan timnas basket putra untuk ikut serta dalam ajang FIBA Asia Championship 2018 SEABA Qualifier yang bakal berlangsung di Nonthaburi, Thailand mulai 8-10 Mei 2018 ini.

 

Skuad Merah Putih dijadwalkan bakal melawan tiga klub basket Asia Tenggara yakni Red Baron Malaysia, Mono Vampire Thailand dan Xin Hua Sports Club Singapura. Tak ingin terlihat main-main, pelatih timnas basket yakni Fictor Gideon Roring sudah mulai melakukan latihan togel online sejak 25 April kemarin di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. Dilansir situs resmi IBL (Indonesian Basketball League), timnas basket akan bertolak ke Thailand pada Minggu (6/5) besok dengan membawa 14 pemain serta satu practice player yakni Muhammad Diya Ulhaq.

 

Ito sebagaimana dia disapa, menyebut akan membawa dua pemain asing dalam skuad timnas karena memang diperbolehkan dalam event ini. Nantinya dua klub terbaik akan mewakili Asia Tenggara dalam kejuaraan Road to Final 8-East Asia of FIBA Asia Championship Cup 2018 yang kabarnya bakal berlangsung di China pada 25-30 September mendatang.

 

Ajang ini sendiri akan jadi uji coba kedua bagi timnas basket putra setelah sebelumnya ikut dalam Invitational Tournament Road to Asian Games 2018 bulan Februari kemarin. Hanya saja alih-alih berangkat dengan nama timnas Indonesia, PERBASI justru memilih menggunakan bendera Pelita Jaya kendati para pemain yang disusun Ito adalah para atlet proyeksi timnas basket.

 

Kenapa PERBASI Pilih Nama Pelita Jaya?

 

Pemilihan nama Pelita Jaya bukannya timnas basket Indonesia memang membuat banyak pihak bertanya-tanya, padahal jajaran pemain yang ada adalah punggawa timnas basket. Dilansir Suara, hal ini rupanya sudah jadi keputusan antara PERBASI dan Pelita Jaya. Ito mengungkapkan bahwa keputusan ini dilakukan karena SEABA Champions Cup adalah kompetisi untuk klub-klub basket terbaik se-Asia Tenggara, bukannya negara.

 

“Jadi kejuaraan itu merupakan kompetisi antar klub SEABA (Asosiasi Basket Asia Tenggara). Tapi memang dipakai timnas gitu loh, untuk persiapan Asian Games 2018. Jadinya yang mewakili adalah timnas. Namun karena turnamen antar klub, untuk daftar harus pakai nama klub. Tetapi ini sama sekali bukanlah klub karena dari official atau peman seluruhnya timnas,” papar Ito panjang lebar.

 

Banyak Pemain Bintang IBL Tak Dipanggil

 

Meskipun berlabel timnas basket, faktanya Ito tidak memanggil tiga atlet basket andalan nasional seperti Respati Ragil Pamungkas dan Daniel Timothy Wenas yang adalah punggawa Pelita Jaya hingga Christian Ronaldo Sitepu yang langganan timnas. Menjadi mengejutkan karena ketiga orang itu memberikan prestasi yang cukup gemilang bagi klub masing-masing di IBL musim ini. Ito justru memilih memanggil pemain senior kaya pengalaman, Xaverius Prawiro.

 

Pemanggilan ini seolah membuat Iyus -sapaan Xaverius-, ‘turun gunung’ dan kembali ke timnas. Bukan tanpa alasan kenapa Ito lebih memilih memanggilnya, karena Iyus telah dipanggil di Test Event Asian Games dan berhasil mempersembahkan medali emas setelah membungkam timnas basket India di partai final. Nama lain yang dipanggil Ito adalah tiga pemain CLS Knights Indonesia, klub yang berlaga di ASEAN Basketball League (ABL) 2017/2018 yakni Sandy Febriansyakh, Firman Dwi Nugroho dan Mohammad Saroni.

Continue Reading

Kejutan! AS Roma Lolos Semifinal Usai Gilas Barcelona 3-0

Menapaki babak perempatfinal dengan status bukan unggulan, AS Roma memang dipandang sebelah mata oleh banyak orang. Apalagi dalam undian, Roma justru bernasib sial karena langsung berjumpa dengan raksasa asal Spanyol, Barcelona. Dengan Lionel Messi sebagai dinamo utama, Roma seolah sudah kehilangan asa ke semifinal. Dan semua itu terbukti saat Roma dihajar Barcelona pada leg pertama dengan skor 1-4 di Camp Nou yang membuat pendukung mereka mulai melepaskan harapan.

 

Namun semua berubah pada hari Rabu (11/4) dini hari kemarin. Menggelar leg kedua di stadion Olimpico, Giallorossi mampu membuat dunia terbelalak saat mereka dengan perkasa menggilas Barca lewat skor 3-0. Dengan agregat sama 4-4, Roma unggul gol tandang yang membuat mereka lolos ke semifinal dan menyingkirkan Barca.

 

Harapan punggawa Roma dimulai saat Eden Dzeko berhasil mencetak gol di menit keenam. Permainan Judi togel online ofensif pun terus dimulai yang membuat baris pertahanan Barca termasuk Messi tak berkutik. Tercatat dua kali Messi gagal menggetarkan gawang Roma padahal memiliki peluang bagus di menit ke-10 dan 41. Skor pun bertahan 1-0 untuk Roma hingga babak pertama usai. Situasi berubah saat Gerard Pique melakukan pelanggaran atas Dzeko dan membuat Daniele De Rossi melesakkan penalti ke gawang Marc-Andre ter Stegen.

 

Unggul 2-0 membuat Roma dan para pendukungnya semakin bersemangat. Messi lagi-lagi kembali gagal melakukan gol di menit ke-74 yang seolah jadi sinyal buruk bagi Barca. Dan terbukti pada menit ke-82, Kostas Manolas membuat Olimpico bergemuruh saat menyundul bola sepak pojok Cengiz Under dan membuat Roma menang 3-0 sekaligus mewujudkan mimpi ke semifinal.

 

Presiden Roma Nyebur, Manolas Justru Nangis

 

Perasaan bahagia sekaligus tak percaya atas lolosnya Roma dari cengkeraman Barca sang favorit juara rupanya dirasakan James Pallotta, Presiden Roma. Kalah 1-4 dari Barca di leg pertama yang bermain sangat superior di seluruh liga, kemenangan Roma ini seolah misi mustahil dan mimpi yang kelewat indah. Seolah masuk babak final, suporter Roma pun tumpah ruah di Piazza del Papolo atas kemenangan ini. Di tengah suasana gembira itu, Pallotta pun muncul dan menceburkan diri ke kolam air mancur Piazza.

 

Jika Pallotta tampak sangat ceria,sang pahlawan Manolas justru menanggapi kemenangan dengan tangisan bahagia. Bek asal Yunani itu bahkan sampai menangis usai pertandingan berakhir. Di tengah nyanyian puluhan ribu suporter, Manolas tak mampu menahan emosi dan duduk di bangku pemain cadangan sambil menitikkan air mata. Gol Manolas yang jadi penentu kemenangan Roma ini memang seolah jadi penebusan dirinya yang melakukan gol bunuh diri saat Roma tumbang di Spanyol.

 

Sir Alex Ferguson Jadi Jimat Roma

 

Bukan hanya mampu mengalahkan salah satu klub dengan reputasi paling mentereng di dunia, kemenangan Roma ini jelas akan masuk dalam sejarah. Karena ini adalah kali pertama bagi Roma bisa lolos ke semifinal Liga Champions setelah menanti selama 34 tahun lamanya. Sebagai wakil Italia, Roma memang diremehkan. Namun menurut gelandang Alessandro Florenzi, timnya unggul secara taktik dari Blaugrana.

 

Dianggap sebagai kemenangan hasil ketenangan yang sempurna, Roma ternyata memiliki ‘jimat’ yang ampuh. Ya, ‘jimat’ itu adalah kehadiran Sir Alex Ferguson, mantan pelatih Manchester United yang memilih terbang ke Italia daripada berdiam di Inggris menonton Manchester City lawan Liverpool. Pallotta bahkan berkelakar kalau dia sengaja mengundang Ferguson supaya membuat punggawa Roma semakin bersemangat.

Continue Reading

Dihancurkan AS Roma 0-3, Barcelona Terusir Dari Liga Champions

Babak perempat final Liga Champions 2018 sudah berakhir dan menjadi sebuah mimpi buruk bagi Barcelona. Tim Catalunya yang begitu ganas di La Liga Spanyol itu justu tersingkir dari kompetisi sepakbola antarklub tertinggi di Eropa oleh AS Roma yang bahkan tidak masuk tiga besar di Serie A Italia. Tersingkirnya Barca ini semakin tampak miris karena sebelumnya mereka menang 4-1 di Camp Nou.

 

Dalam pertandingan leg kedua hari Rabu (11/4) dini hari WIB kemarin, Roma memulai laga di Olimpico dengan penuh percaya diri. Butuh minimal tiga gol untuk lolos, Giallorossi memulai pertandingan dengan terus menekan Barca. Adalah Edin Dzeko yang menaikkan semangat Roma kala mencetak gol di menit keenam. Tak ingin kehilangan mimpi ke semifinal, Lionel Messi bernat memanfaatkan tendangan bebas di menit ke-10 tapi berujung kegagalan. Begitu pula dengan peluang kedua di menit ke-41 bagi Messi yang tetap tak sukses.

 

Babak kedua dimulai dengan skor 1-0 untuk Roma dan agregat 4-2 untuk Barca yang menjadikan peluang masih terbuka lebar. Di menit ke-58, Roma mendapat hadiah penalti akibat pelanggaran Gerard Pique yang sukses dilakukan oleh kapten Daniele De Rossi sebagai sang algojo. Unggul 2-0 semakin membuat tim asuhan Eusebio Di Francesco bersemangat.

 

Roma hampir mencetak gol ketiga lewat Radja Nainggolan di menit ke-68 yang ternyata gagal. Barca yang terus ditekan sempat memiliki peluang judi poker online lewat Messi di menit ke-74 yang masih mandul. Hingga akhirnya pemain asal Yunani, Kostas Manolas mampu membuat seluruh Olimpico bergemuruh lewat golnya di menit ke-82.

 

Pujian Valverde Untuk Punggawa Roma

 

Kalah telak dengan skor 0-3 saat bertandang ke Italia di leg kedua perempat final Liga Champions 2018 memang bukan sesuatu yang diharapkan pelatih Ernesto Valverde. Diunggulkan lolos hingga sampai ke partai puncak, Barca justru pulang dengan kepala menunduk.

 

Sepanjang laga berlangsung, Blaugrana memang tak berdaya atas tekanan Roma. Bahkan Barca cuma memiliki sembilan percobaan dan hanya tiga yang mengarah ke gawang Alisson dalam kondisi lemah. Bandingkan dengan Roma yang mampu memiliki 16 percobaan dan tujuh di antaranya sangat membahayakan gawang Marc-Andre ter Stegen.

 

“Roma menerapkan tekanan sangat tinggi sepanjang laga dan itu membuat kami sulit menampilkan permainan. Roma memenangi bola-bola kedua, gol mereka juga tercipta di momen yang tepat. Ini adalah hari yang buruk untuk kami. Sejujurnya mereka bermain sangat bagus dan kami tidak,” ungkap Valverde seperti dilansir situs resmi UEFA.

 

Kutukan Tim Italia Untuk Barcelona

 

Tak hanya Valverde, Josep Maria Bartomeu selaku Presiden Barcelona juga menilai jika Roma memang tampil lebih superior. Hanya saja kekalahan ini seolah membuka memori buruk Barca atas tim asal Italia. Bak terkena kutukan, pemimpin klasemen sementara La Liga Spanyol ini merasakan dua kekalahan beruntun dari wakil Italia di perempatfinal Liga Champions. Sebelum dipulangkan Roma, Barca disingkirkan Juventus di Liga Champions 2017.

 

Kendati sangat dominan di liga domestik, langkah Barca di Liga Champions sangatlah berat. Usai memenangkan Liga Champions 2015, Barca selalu terhenti di babak delapan besar-perempatfinal saja. Meskipun begitu untuk tahun 2018 ini, Barca masih bisa berpeluang punya dua gelar yakni juara La Liga Spanyol dan trofi Copa del Rey karena akan melawan Sevilla di babak final hari Sabtu (21/4) depan. Apakah Barca bisa mendapatkan dua trofi lainnya?

Continue Reading

Tragedi Miras Oplosan pada Kalangan Menengah ke Bawah

Nampaknya tragedy miras oplosan masih menjadi permasalan utama di negara ini disamping narkoba. Baru-baru ini Kepolisian Daerah Metro Jaya, Inspektur Jenderal Idham Azis mengatakan bahwa pelaku penjualan miras oplosan sendiri menyasar ke kalangan menengah ke bawah.

Miras Oplosan Miliki Paket Hemat

Para penjual miras oplosan tersebut menawarkan paket hemat, sehingga miras oplosan tersebut banyak sekali diminati apabila dibandingkan minuman alkohol dewa poker online yang dilegalkan oleh pemerintah. “Yang jelas di sini (target) menengah ke bawah karena kan ini ada istilah di dalam Pahe (Paket Hemat) kalau dia beli yang asli itu kan jauh lebih mahal. Seperti misalnya satu botol mahal, kalau oplosan kan murah meriah,” katanya saat ditemui di Mapolda Metro Jaya hari Jumat (20/4).

Miras oplosan sendiri diketahui sudah menewaskan sekitar 33 orang di Jakarta dan sekitarnya. Ada sebanyak 18 orang yang mesti menjalani rawat jalan setelah mereka mengonsumsi miras oplosan.

Pada awalnya, miras oplosan sendiri sudah menewaskan sejumlah warga yang ada di Depok dan juga Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Korban sendiri diketahui sudah membeli miras di sebuah warung miras oplosan yang terletak di Srengseng Sawah. Pemilik warung tersebut yang berinisial SR sudah diamankan oleh polisi.

Tidak hanya di Jakarta Selatan, namun juga ada 10 orang yang tewas karena mengonsumsi miras oplosan di Jakarta Timur. Di Tangerang Selatan pun tidak beda jauh, ada 2 orang yang tewas setelah mereka mengonsumsi miras oplosan. Korban miras oplosan terus bertambah dan di Bekasi juga.

180 Orang diamankan

Maraknya korban yang tewas karena miras oplosan ini akhirnya membuat jajaran hukum Polda Metro Jaya dengan gencar melakukan operasi miras dengan cara membentuk 15 tim satuan petugas. Dan dari operasi tersebut akhirnya diamankan 180 orang orang dengan 15 orang ditahan dan 165 orang yang lainnya menjalani proses pembinaan.

Sebanyak 180 orang tersebut ditangkap dalam operasi minuman keras atau miras yang dilakukan oleh jajaran hukum Polda Metro Jaya dari tanggal 1 sampai dengan 19 April 2018. Selain itu juga, kepolisian bisa menyita 39.834 miras dalam macam-macam jenis kemasan misalnya plastic, galon,botol dan dirigen.

Idham juga mengatakan bahwa operasi itu dilakukan di 147 lokasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya seperti Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Jakarta Pusat serta di Kepulauan Seribu, Tangerang, Depok, Bekasi, Pelabuhan Tanjung Priok, Tangerang Selatan.

Idham sendiri mengatakan bahwa di balik harga murah tersebut lah pelaku-pelaku menggunakan alkohol yang mencapai 96%. “Karena murah itu lah dia tak tahu, bayangkan saha kalau sampai 96% kadar alkoholnya, itu kan sama saja dengan spritus dan dibakar ya langsung menyala,” ungkapnya/

Idham pun mengatakan juga bahwa razia miras bakal terus digelar guna persiapan bulan puasa dan gelaran acara besar di mana Indonesia akan menjadi tuan rumah, Asian Games. Hal itu juga dilakukan agar tercipta suasana yang kondusif.

Peringatan pada pedagang-pedagang, pabrik dan distributor juga sudah disampaikan. Menurutnya, jajaran Polri telah mendapatkan instruksi dari Kapolri dan juga Wakapolri guna terus melakukan razia menggunakan sistem roling.

“Kami sungguh-sunggug bisa menjaga agar tetap kondusif apalagi kita akan menghadapi Ramadhan , Asian Games juga. Kami sudah mengantisipasi juga untuk persiapan opera petasan, kembang api juga dan kita siapkan beberapa tim satgas,” tukasnya.

Continue Reading

Amien Rais Ingin Sekali Bertemu dengan Jokowi Walaupun Sering Mengritik

Amien Rais, Ketua Majelis Kehormatan PAN, mengaku bahwa ia tetap ingin membuka komunikasinya dengan Presiden Joko Widodo walaupun selama ini dirinya sering sekali mengritik kebijakan pemerintah. Dirinya yakin sekali bahwa pertemuan dengan Jokowi dapat mencairkan situasi.

Ingin Bertatap Muka dengan Jokowi

Saat dirinya ditanya tentang keinginannya untuk berkomunikasi dengan Presiden di Jakarta, pada Kamis (19/4), ia mengatakan, “Di dalam ilmu politik (yang) benar, tokoh-tokoh kan enggak boleh nggak ada komunikasi, penting sekali. Kalau nanti ada komitmen atau tidak, saya butuh adanya open communication.”

Amien juga mengaku bahwa ia sempat beberapa kali hampir mendapatkan kesempatan untuk bertemu Jokowi. Akan tetapi pertemuan dengan mediator sejumlah tokoh tersebut belum ada yang membuahkan hasil. Ada satu tokoh yang tak ingin ia sebutkan identitasnya pernah bertemu dengan Amien sebanyak 3 kali guna mengatur pertemuan dengan presiden Jokowi.

Selain itu, ia juga menyebutkan Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN, juga pernah mengatur pertemuan dirinya dengan Jokowi di sekolah dan juga di rumahnyan yang bertempat di Yogyakarta.

“Sama sekali belum pernah (bertemu dengan Jokowi). Agak aneh, kenapa belum?” ia mengakui. Padahal katanya ia juga adalah orang Jawa yang memahami budaya Jawa secara mendalam seperti misalnya tutur kata yang halus, dunia pawayangan sampai dagelan juga. “Begitu bertemu dengan Pak Jokowi, pasti langsung cair. Saya juga orang Jawa,” kata mantan ketua PP Muhammadiyah itu.

Amien pun membuka pintu lebar untuk bisa berkomunikasi dengan Megawati Soekarno Putri, Ketua Umum PDIP. Terlebih lagi ia telah lama tak berkomunikasi dengan Mega semenjak dirinya tidak lagi menjabat sebagai Ketua MPR dan sejak Mega turun dari kursi kepresidenan.

“Why not,” katanya saat ditanyai tentang kemungkinan berkomunikasi dengan Megawati. “Belum ada yang mengajukan juga. Masa ya saya cari-cari. Saya juga sudah 74 tahun, hampir sunset. Kalau misalnya ada ide bagus ya why not, saya respons,” tambahnya.

Mendukung Infrastruktur

Menurutnya, sekarang kegiatannya di hari tua memang dihabiskan unuk memberikan kritik kepada kebijakan pemerintah. Diakuinya, kritik itu sudah dilontarkan sejak pemerintahan Soeharto. Menurutnya itu adalah salah satu ajaran di Kitab Suci Al-Quran dan juga demi perbuatan.

“Pharaoh (Fir’aun) sudah otoriter, tak ada yang mengatakan ‘tidak’. Lalu Musa akhirnya muncul dan mengatakan ‘tidak’. Ini bisa jadi bekal mengubah. Sesimpel itu lah. Saya sudah 74 tahun, tidak ingin apa-apa lagi. Saya hanya ingin akhirat,” imbuh Amien yang juga menjadi Ketua Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni 212 tersebut.

Lepas dari itu semua, ia mengaku bahwa tidak semua kebijakan yang dibuat oleh Jokowi layak untuk dikritik. Ia sendiri sepakat dengan fokus pemerintah untuk membangun infrastruktur. Untuk dirinya, sektor itu adalah urat nadi pertumbuhan suatu negara.

Namun lagi-lagi menurutnya, Jokowi terlalu berambisi. Efeknya adalah banyak infrastruktur bursatogel yang ambruk dan akhirnya banyak dugaan korupsi.

“Yang sudah berhasil ya enggak saya kritik. Saya setuju dengan infrastruktur itu betul, cuma overambitious. Saya memang bukan ekonom, tapi saya tahu untuk membangun itu butuh infrastruktur. Ini lah urat nadi ekonomi,” tukasnya.

Sebelumnya memang Amien mengritik beberapa kebijakan Jokowi dan juga partai pendukung pemerintah. Di antara kritikan-kritikan itu, ia menyebut bahwa pembagian sertifikat oleh Jokowi adalah ‘pengibulan’ semata.

Ia pun menantang Jokowi untuk tidak mendiskreditkan umat Islam selain menyerukan gerakan ganti presiden sampai dengan dikotomi ‘Partai Setan-Partai Allah.’

Continue Reading