Kimono Dragg In

Saling Berbagi Informasi Dalam Dan Luar Negeri

Kejutan! AS Roma Lolos Semifinal Usai Gilas Barcelona 3-0

Menapaki babak perempatfinal dengan status bukan unggulan, AS Roma memang dipandang sebelah mata oleh banyak orang. Apalagi dalam undian, Roma justru bernasib sial karena langsung berjumpa dengan raksasa asal Spanyol, Barcelona. Dengan Lionel Messi sebagai dinamo utama, Roma seolah sudah kehilangan asa ke semifinal. Dan semua itu terbukti saat Roma dihajar Barcelona pada leg pertama dengan skor 1-4 di Camp Nou yang membuat pendukung mereka mulai melepaskan harapan.

 

Namun semua berubah pada hari Rabu (11/4) dini hari kemarin. Menggelar leg kedua di stadion Olimpico, Giallorossi mampu membuat dunia terbelalak saat mereka dengan perkasa menggilas Barca lewat skor 3-0. Dengan agregat sama 4-4, Roma unggul gol tandang yang membuat mereka lolos ke semifinal dan menyingkirkan Barca.

 

Harapan punggawa Roma dimulai saat Eden Dzeko berhasil mencetak gol di menit keenam. Permainan Judi togel online ofensif pun terus dimulai yang membuat baris pertahanan Barca termasuk Messi tak berkutik. Tercatat dua kali Messi gagal menggetarkan gawang Roma padahal memiliki peluang bagus di menit ke-10 dan 41. Skor pun bertahan 1-0 untuk Roma hingga babak pertama usai. Situasi berubah saat Gerard Pique melakukan pelanggaran atas Dzeko dan membuat Daniele De Rossi melesakkan penalti ke gawang Marc-Andre ter Stegen.

 

Unggul 2-0 membuat Roma dan para pendukungnya semakin bersemangat. Messi lagi-lagi kembali gagal melakukan gol di menit ke-74 yang seolah jadi sinyal buruk bagi Barca. Dan terbukti pada menit ke-82, Kostas Manolas membuat Olimpico bergemuruh saat menyundul bola sepak pojok Cengiz Under dan membuat Roma menang 3-0 sekaligus mewujudkan mimpi ke semifinal.

 

Presiden Roma Nyebur, Manolas Justru Nangis

 

Perasaan bahagia sekaligus tak percaya atas lolosnya Roma dari cengkeraman Barca sang favorit juara rupanya dirasakan James Pallotta, Presiden Roma. Kalah 1-4 dari Barca di leg pertama yang bermain sangat superior di seluruh liga, kemenangan Roma ini seolah misi mustahil dan mimpi yang kelewat indah. Seolah masuk babak final, suporter Roma pun tumpah ruah di Piazza del Papolo atas kemenangan ini. Di tengah suasana gembira itu, Pallotta pun muncul dan menceburkan diri ke kolam air mancur Piazza.

 

Jika Pallotta tampak sangat ceria,sang pahlawan Manolas justru menanggapi kemenangan dengan tangisan bahagia. Bek asal Yunani itu bahkan sampai menangis usai pertandingan berakhir. Di tengah nyanyian puluhan ribu suporter, Manolas tak mampu menahan emosi dan duduk di bangku pemain cadangan sambil menitikkan air mata. Gol Manolas yang jadi penentu kemenangan Roma ini memang seolah jadi penebusan dirinya yang melakukan gol bunuh diri saat Roma tumbang di Spanyol.

 

Sir Alex Ferguson Jadi Jimat Roma

 

Bukan hanya mampu mengalahkan salah satu klub dengan reputasi paling mentereng di dunia, kemenangan Roma ini jelas akan masuk dalam sejarah. Karena ini adalah kali pertama bagi Roma bisa lolos ke semifinal Liga Champions setelah menanti selama 34 tahun lamanya. Sebagai wakil Italia, Roma memang diremehkan. Namun menurut gelandang Alessandro Florenzi, timnya unggul secara taktik dari Blaugrana.

 

Dianggap sebagai kemenangan hasil ketenangan yang sempurna, Roma ternyata memiliki ‘jimat’ yang ampuh. Ya, ‘jimat’ itu adalah kehadiran Sir Alex Ferguson, mantan pelatih Manchester United yang memilih terbang ke Italia daripada berdiam di Inggris menonton Manchester City lawan Liverpool. Pallotta bahkan berkelakar kalau dia sengaja mengundang Ferguson supaya membuat punggawa Roma semakin bersemangat.

Continue Reading

Dihancurkan AS Roma 0-3, Barcelona Terusir Dari Liga Champions

Babak perempat final Liga Champions 2018 sudah berakhir dan menjadi sebuah mimpi buruk bagi Barcelona. Tim Catalunya yang begitu ganas di La Liga Spanyol itu justu tersingkir dari kompetisi sepakbola antarklub tertinggi di Eropa oleh AS Roma yang bahkan tidak masuk tiga besar di Serie A Italia. Tersingkirnya Barca ini semakin tampak miris karena sebelumnya mereka menang 4-1 di Camp Nou.

 

Dalam pertandingan leg kedua hari Rabu (11/4) dini hari WIB kemarin, Roma memulai laga di Olimpico dengan penuh percaya diri. Butuh minimal tiga gol untuk lolos, Giallorossi memulai pertandingan dengan terus menekan Barca. Adalah Edin Dzeko yang menaikkan semangat Roma kala mencetak gol di menit keenam. Tak ingin kehilangan mimpi ke semifinal, Lionel Messi bernat memanfaatkan tendangan bebas di menit ke-10 tapi berujung kegagalan. Begitu pula dengan peluang kedua di menit ke-41 bagi Messi yang tetap tak sukses.

 

Babak kedua dimulai dengan skor 1-0 untuk Roma dan agregat 4-2 untuk Barca yang menjadikan peluang masih terbuka lebar. Di menit ke-58, Roma mendapat hadiah penalti akibat pelanggaran Gerard Pique yang sukses dilakukan oleh kapten Daniele De Rossi sebagai sang algojo. Unggul 2-0 semakin membuat tim asuhan Eusebio Di Francesco bersemangat.

 

Roma hampir mencetak gol ketiga lewat Radja Nainggolan di menit ke-68 yang ternyata gagal. Barca yang terus ditekan sempat memiliki peluang judi poker online lewat Messi di menit ke-74 yang masih mandul. Hingga akhirnya pemain asal Yunani, Kostas Manolas mampu membuat seluruh Olimpico bergemuruh lewat golnya di menit ke-82.

 

Pujian Valverde Untuk Punggawa Roma

 

Kalah telak dengan skor 0-3 saat bertandang ke Italia di leg kedua perempat final Liga Champions 2018 memang bukan sesuatu yang diharapkan pelatih Ernesto Valverde. Diunggulkan lolos hingga sampai ke partai puncak, Barca justru pulang dengan kepala menunduk.

 

Sepanjang laga berlangsung, Blaugrana memang tak berdaya atas tekanan Roma. Bahkan Barca cuma memiliki sembilan percobaan dan hanya tiga yang mengarah ke gawang Alisson dalam kondisi lemah. Bandingkan dengan Roma yang mampu memiliki 16 percobaan dan tujuh di antaranya sangat membahayakan gawang Marc-Andre ter Stegen.

 

“Roma menerapkan tekanan sangat tinggi sepanjang laga dan itu membuat kami sulit menampilkan permainan. Roma memenangi bola-bola kedua, gol mereka juga tercipta di momen yang tepat. Ini adalah hari yang buruk untuk kami. Sejujurnya mereka bermain sangat bagus dan kami tidak,” ungkap Valverde seperti dilansir situs resmi UEFA.

 

Kutukan Tim Italia Untuk Barcelona

 

Tak hanya Valverde, Josep Maria Bartomeu selaku Presiden Barcelona juga menilai jika Roma memang tampil lebih superior. Hanya saja kekalahan ini seolah membuka memori buruk Barca atas tim asal Italia. Bak terkena kutukan, pemimpin klasemen sementara La Liga Spanyol ini merasakan dua kekalahan beruntun dari wakil Italia di perempatfinal Liga Champions. Sebelum dipulangkan Roma, Barca disingkirkan Juventus di Liga Champions 2017.

 

Kendati sangat dominan di liga domestik, langkah Barca di Liga Champions sangatlah berat. Usai memenangkan Liga Champions 2015, Barca selalu terhenti di babak delapan besar-perempatfinal saja. Meskipun begitu untuk tahun 2018 ini, Barca masih bisa berpeluang punya dua gelar yakni juara La Liga Spanyol dan trofi Copa del Rey karena akan melawan Sevilla di babak final hari Sabtu (21/4) depan. Apakah Barca bisa mendapatkan dua trofi lainnya?

Continue Reading

Tragedi Miras Oplosan pada Kalangan Menengah ke Bawah

Nampaknya tragedy miras oplosan masih menjadi permasalan utama di negara ini disamping narkoba. Baru-baru ini Kepolisian Daerah Metro Jaya, Inspektur Jenderal Idham Azis mengatakan bahwa pelaku penjualan miras oplosan sendiri menyasar ke kalangan menengah ke bawah.

Miras Oplosan Miliki Paket Hemat

Para penjual miras oplosan tersebut menawarkan paket hemat, sehingga miras oplosan tersebut banyak sekali diminati apabila dibandingkan minuman alkohol dewa poker online yang dilegalkan oleh pemerintah. “Yang jelas di sini (target) menengah ke bawah karena kan ini ada istilah di dalam Pahe (Paket Hemat) kalau dia beli yang asli itu kan jauh lebih mahal. Seperti misalnya satu botol mahal, kalau oplosan kan murah meriah,” katanya saat ditemui di Mapolda Metro Jaya hari Jumat (20/4).

Miras oplosan sendiri diketahui sudah menewaskan sekitar 33 orang di Jakarta dan sekitarnya. Ada sebanyak 18 orang yang mesti menjalani rawat jalan setelah mereka mengonsumsi miras oplosan.

Pada awalnya, miras oplosan sendiri sudah menewaskan sejumlah warga yang ada di Depok dan juga Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Korban sendiri diketahui sudah membeli miras di sebuah warung miras oplosan yang terletak di Srengseng Sawah. Pemilik warung tersebut yang berinisial SR sudah diamankan oleh polisi.

Tidak hanya di Jakarta Selatan, namun juga ada 10 orang yang tewas karena mengonsumsi miras oplosan di Jakarta Timur. Di Tangerang Selatan pun tidak beda jauh, ada 2 orang yang tewas setelah mereka mengonsumsi miras oplosan. Korban miras oplosan terus bertambah dan di Bekasi juga.

180 Orang diamankan

Maraknya korban yang tewas karena miras oplosan ini akhirnya membuat jajaran hukum Polda Metro Jaya dengan gencar melakukan operasi miras dengan cara membentuk 15 tim satuan petugas. Dan dari operasi tersebut akhirnya diamankan 180 orang orang dengan 15 orang ditahan dan 165 orang yang lainnya menjalani proses pembinaan.

Sebanyak 180 orang tersebut ditangkap dalam operasi minuman keras atau miras yang dilakukan oleh jajaran hukum Polda Metro Jaya dari tanggal 1 sampai dengan 19 April 2018. Selain itu juga, kepolisian bisa menyita 39.834 miras dalam macam-macam jenis kemasan misalnya plastic, galon,botol dan dirigen.

Idham juga mengatakan bahwa operasi itu dilakukan di 147 lokasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya seperti Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Jakarta Pusat serta di Kepulauan Seribu, Tangerang, Depok, Bekasi, Pelabuhan Tanjung Priok, Tangerang Selatan.

Idham sendiri mengatakan bahwa di balik harga murah tersebut lah pelaku-pelaku menggunakan alkohol yang mencapai 96%. “Karena murah itu lah dia tak tahu, bayangkan saha kalau sampai 96% kadar alkoholnya, itu kan sama saja dengan spritus dan dibakar ya langsung menyala,” ungkapnya/

Idham pun mengatakan juga bahwa razia miras bakal terus digelar guna persiapan bulan puasa dan gelaran acara besar di mana Indonesia akan menjadi tuan rumah, Asian Games. Hal itu juga dilakukan agar tercipta suasana yang kondusif.

Peringatan pada pedagang-pedagang, pabrik dan distributor juga sudah disampaikan. Menurutnya, jajaran Polri telah mendapatkan instruksi dari Kapolri dan juga Wakapolri guna terus melakukan razia menggunakan sistem roling.

“Kami sungguh-sunggug bisa menjaga agar tetap kondusif apalagi kita akan menghadapi Ramadhan , Asian Games juga. Kami sudah mengantisipasi juga untuk persiapan opera petasan, kembang api juga dan kita siapkan beberapa tim satgas,” tukasnya.

Continue Reading

Amien Rais Ingin Sekali Bertemu dengan Jokowi Walaupun Sering Mengritik

Amien Rais, Ketua Majelis Kehormatan PAN, mengaku bahwa ia tetap ingin membuka komunikasinya dengan Presiden Joko Widodo walaupun selama ini dirinya sering sekali mengritik kebijakan pemerintah. Dirinya yakin sekali bahwa pertemuan dengan Jokowi dapat mencairkan situasi.

Ingin Bertatap Muka dengan Jokowi

Saat dirinya ditanya tentang keinginannya untuk berkomunikasi dengan Presiden di Jakarta, pada Kamis (19/4), ia mengatakan, “Di dalam ilmu politik (yang) benar, tokoh-tokoh kan enggak boleh nggak ada komunikasi, penting sekali. Kalau nanti ada komitmen atau tidak, saya butuh adanya open communication.”

Amien juga mengaku bahwa ia sempat beberapa kali hampir mendapatkan kesempatan untuk bertemu Jokowi. Akan tetapi pertemuan dengan mediator sejumlah tokoh tersebut belum ada yang membuahkan hasil. Ada satu tokoh yang tak ingin ia sebutkan identitasnya pernah bertemu dengan Amien sebanyak 3 kali guna mengatur pertemuan dengan presiden Jokowi.

Selain itu, ia juga menyebutkan Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN, juga pernah mengatur pertemuan dirinya dengan Jokowi di sekolah dan juga di rumahnyan yang bertempat di Yogyakarta.

“Sama sekali belum pernah (bertemu dengan Jokowi). Agak aneh, kenapa belum?” ia mengakui. Padahal katanya ia juga adalah orang Jawa yang memahami budaya Jawa secara mendalam seperti misalnya tutur kata yang halus, dunia pawayangan sampai dagelan juga. “Begitu bertemu dengan Pak Jokowi, pasti langsung cair. Saya juga orang Jawa,” kata mantan ketua PP Muhammadiyah itu.

Amien pun membuka pintu lebar untuk bisa berkomunikasi dengan Megawati Soekarno Putri, Ketua Umum PDIP. Terlebih lagi ia telah lama tak berkomunikasi dengan Mega semenjak dirinya tidak lagi menjabat sebagai Ketua MPR dan sejak Mega turun dari kursi kepresidenan.

“Why not,” katanya saat ditanyai tentang kemungkinan berkomunikasi dengan Megawati. “Belum ada yang mengajukan juga. Masa ya saya cari-cari. Saya juga sudah 74 tahun, hampir sunset. Kalau misalnya ada ide bagus ya why not, saya respons,” tambahnya.

Mendukung Infrastruktur

Menurutnya, sekarang kegiatannya di hari tua memang dihabiskan unuk memberikan kritik kepada kebijakan pemerintah. Diakuinya, kritik itu sudah dilontarkan sejak pemerintahan Soeharto. Menurutnya itu adalah salah satu ajaran di Kitab Suci Al-Quran dan juga demi perbuatan.

“Pharaoh (Fir’aun) sudah otoriter, tak ada yang mengatakan ‘tidak’. Lalu Musa akhirnya muncul dan mengatakan ‘tidak’. Ini bisa jadi bekal mengubah. Sesimpel itu lah. Saya sudah 74 tahun, tidak ingin apa-apa lagi. Saya hanya ingin akhirat,” imbuh Amien yang juga menjadi Ketua Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni 212 tersebut.

Lepas dari itu semua, ia mengaku bahwa tidak semua kebijakan yang dibuat oleh Jokowi layak untuk dikritik. Ia sendiri sepakat dengan fokus pemerintah untuk membangun infrastruktur. Untuk dirinya, sektor itu adalah urat nadi pertumbuhan suatu negara.

Namun lagi-lagi menurutnya, Jokowi terlalu berambisi. Efeknya adalah banyak infrastruktur bursatogel yang ambruk dan akhirnya banyak dugaan korupsi.

“Yang sudah berhasil ya enggak saya kritik. Saya setuju dengan infrastruktur itu betul, cuma overambitious. Saya memang bukan ekonom, tapi saya tahu untuk membangun itu butuh infrastruktur. Ini lah urat nadi ekonomi,” tukasnya.

Sebelumnya memang Amien mengritik beberapa kebijakan Jokowi dan juga partai pendukung pemerintah. Di antara kritikan-kritikan itu, ia menyebut bahwa pembagian sertifikat oleh Jokowi adalah ‘pengibulan’ semata.

Ia pun menantang Jokowi untuk tidak mendiskreditkan umat Islam selain menyerukan gerakan ganti presiden sampai dengan dikotomi ‘Partai Setan-Partai Allah.’

Continue Reading