Kimono Dragg In

Saling Berbagi Informasi Dalam Dan Luar Negeri

Sudah 150 Ribu, ‘212: THE POWER OF LOVE’ Ingin 7 Juta Penonton

Film bernafaskan Islami yang berdasarkan pada kejadian nyata gerakan bela Islam pada 2 Desember 2016 lalu yakni 212: THE POWER OF LOVE, sudah dirilis. Tayang di jaringan bioskop Indonesia sejak Rabu (9/5), 212 memang tayang dengan cukup berani di tengah gempuran AVENGERS: INFINITY WAR sejak akhir April lalu. Meskipun harus berbagi layar dengan film-film lain, 212 justru meraih hasil yang cukup menggembirakan.

 

Hingga penayangan hari kedua yakni, film yang memasang Fauzi Baadila sebagai aktor utama itu sudah ditonton lebih dari 152.607 penonton. Raihan ini meningkat dibandingkan pada hari perilisan yakni tercatat 70.741 penonton. Menurut Erick Yusuf selaki produser eksekutif 212: THE POWER OF LOVE, banyaknya penonton dikarenakan banyak umat yang penasaran. Tak heran kalau Erick berharap jika film yang diarahkan Jastis Arimba ini bisa meraih penonton tinggi.

 

“Kalau tembus sampai tujuh juta penonton, saya yakin film religi akan semakin banyak di bioskop kita. Kami butuh dukungan bahwa film ini memiliki potensi. Kita harus perlihatkan ketika umat dukung film, ini akan jadi besar dan mengalihkan film-film yang menampilkan setan,” ungkap Erick kepada Republika.

 

Dalam wawancara dengan Liputan6 pada pertengahan Februari lalu, aktris Oki Setiana Dewi yang juga salah satu produser eksekutif cukup yakin kalau 212: THE POWER OF LOVE akan berbondong-bondong ditonton para alumni aksi 212.

 

Layar Ditambah, Tiket ‘212’ Sulit Didapat

 

Dengan semangat ‘putihkan bioskop’, 212: THE POWER OF LOVE dilaporkan mengalami peningkatan layar. Jika di hari pertama hanya tampil di sekitar 88 layar, Jastis menginformasikan bahwa hari kedua 212: THE POWER OF LOVE sudah tayang di total 142 layar. Dan pada hari ketiga atau Jumat (11/5) kemarin, layar bertambah enam sehingga total sudah ada 148 layar bioskop di Tanah Air memutarkan 212: THE POWER OF LOVE.

 

Beberapa jaringan bioskop yang menayangkan 212: THE POWER OF LOVE adalah CGV, Cinemaxx, XXI dan Platinum Cineplex dengan terbanyak adalah CGV yang menyediakan 87 layar karena memang jumlah penonton terbanyak di daerah Jabodetabek dan Jawa Barat. Hanya saja Jastis menilai kalau film togel pelangi yang mengusung kisah fiksi berbalut aksi 212 itu bernasib tak cukup baik di Jakarta. Dikarenakan harus bersaing dengan INFINITY WAR yang masih tinggi animo, 212 cuma mendapat 10 layar di seluruh DKI Jakarta.

 

Bukan Film Politik, Sekuel ‘212’ Digarap

 

Memasang Fauzi sebagai jurnalis dalam kisah fiksi berbalut aksi 212, Erick dan Jastis menegaskan kalau 212: THE POWER OF LOVE bukanlah film politik. Bahkan Erick menilai kalau banyak orang terkejut usai menonton karena 212 memperlihatkan cinta secara keseluruhan baik kepada negara, agama, keluarga, orangtua dan sesama manusia. “Kita betul-betul bicara tentang kisah Islam yang penuh kasih sayang dan cinta bukan yang marah-marah. Film ini akan menjelaskan kepada siapapun yang selama ini berpikir negatif soal aksi damai 212.”

 

Pimpinan Yayasan iHAQI Indonesia ini juga meyakini kalau mereka yang menolak 212: THE POWER OF LOVE akan merasa malu. Senada dengan Erick, Jastis juga berharap kalau publik menikmati dan menonton film 212 daripada berburuk sangka. Dirinyapun menerima secara terbuka atas berbagai kritik dan ulasan. Ke depannya, 212: THE POWER OF LOVE akan direncanakan dibuat sekuel dan diberi tambahan fitur terjemahan bahasa Indonesia untuk difabel rungu.

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.