Kimono Dragg In

Saling Berbagi Informasi Dalam Dan Luar Negeri

Dihancurkan AS Roma 0-3, Barcelona Terusir Dari Liga Champions

Babak perempat final Liga Champions 2018 sudah berakhir dan menjadi sebuah mimpi buruk bagi Barcelona. Tim Catalunya yang begitu ganas di La Liga Spanyol itu justu tersingkir dari kompetisi sepakbola antarklub tertinggi di Eropa oleh AS Roma yang bahkan tidak masuk tiga besar di Serie A Italia. Tersingkirnya Barca ini semakin tampak miris karena sebelumnya mereka menang 4-1 di Camp Nou.

 

Dalam pertandingan leg kedua hari Rabu (11/4) dini hari WIB kemarin, Roma memulai laga di Olimpico dengan penuh percaya diri. Butuh minimal tiga gol untuk lolos, Giallorossi memulai pertandingan dengan terus menekan Barca. Adalah Edin Dzeko yang menaikkan semangat Roma kala mencetak gol di menit keenam. Tak ingin kehilangan mimpi ke semifinal, Lionel Messi bernat memanfaatkan tendangan bebas di menit ke-10 tapi berujung kegagalan. Begitu pula dengan peluang kedua di menit ke-41 bagi Messi yang tetap tak sukses.

 

Babak kedua dimulai dengan skor 1-0 untuk Roma dan agregat 4-2 untuk Barca yang menjadikan peluang masih terbuka lebar. Di menit ke-58, Roma mendapat hadiah penalti akibat pelanggaran Gerard Pique yang sukses dilakukan oleh kapten Daniele De Rossi sebagai sang algojo. Unggul 2-0 semakin membuat tim asuhan Eusebio Di Francesco bersemangat.

 

Roma hampir mencetak gol ketiga lewat Radja Nainggolan di menit ke-68 yang ternyata gagal. Barca yang terus ditekan sempat memiliki peluang judi poker online lewat Messi di menit ke-74 yang masih mandul. Hingga akhirnya pemain asal Yunani, Kostas Manolas mampu membuat seluruh Olimpico bergemuruh lewat golnya di menit ke-82.

 

Pujian Valverde Untuk Punggawa Roma

 

Kalah telak dengan skor 0-3 saat bertandang ke Italia di leg kedua perempat final Liga Champions 2018 memang bukan sesuatu yang diharapkan pelatih Ernesto Valverde. Diunggulkan lolos hingga sampai ke partai puncak, Barca justru pulang dengan kepala menunduk.

 

Sepanjang laga berlangsung, Blaugrana memang tak berdaya atas tekanan Roma. Bahkan Barca cuma memiliki sembilan percobaan dan hanya tiga yang mengarah ke gawang Alisson dalam kondisi lemah. Bandingkan dengan Roma yang mampu memiliki 16 percobaan dan tujuh di antaranya sangat membahayakan gawang Marc-Andre ter Stegen.

 

“Roma menerapkan tekanan sangat tinggi sepanjang laga dan itu membuat kami sulit menampilkan permainan. Roma memenangi bola-bola kedua, gol mereka juga tercipta di momen yang tepat. Ini adalah hari yang buruk untuk kami. Sejujurnya mereka bermain sangat bagus dan kami tidak,” ungkap Valverde seperti dilansir situs resmi UEFA.

 

Kutukan Tim Italia Untuk Barcelona

 

Tak hanya Valverde, Josep Maria Bartomeu selaku Presiden Barcelona juga menilai jika Roma memang tampil lebih superior. Hanya saja kekalahan ini seolah membuka memori buruk Barca atas tim asal Italia. Bak terkena kutukan, pemimpin klasemen sementara La Liga Spanyol ini merasakan dua kekalahan beruntun dari wakil Italia di perempatfinal Liga Champions. Sebelum dipulangkan Roma, Barca disingkirkan Juventus di Liga Champions 2017.

 

Kendati sangat dominan di liga domestik, langkah Barca di Liga Champions sangatlah berat. Usai memenangkan Liga Champions 2015, Barca selalu terhenti di babak delapan besar-perempatfinal saja. Meskipun begitu untuk tahun 2018 ini, Barca masih bisa berpeluang punya dua gelar yakni juara La Liga Spanyol dan trofi Copa del Rey karena akan melawan Sevilla di babak final hari Sabtu (21/4) depan. Apakah Barca bisa mendapatkan dua trofi lainnya?

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.